Dan orang-orang yang "ziharkan" isterinya, kemudian mereka berbalik dari apa yang mereka ucapkan (bahawa isterinya itu haram kepadanya), maka hendaklah (suami itu) memerdekakan seorang hamba sebelum mereka berdua (suami isteri) bercampur. Dengan hukum yang demikian, kamu diberi pengajaran (supaya jangan mendekati perkara yang mungkar itu). Dan (ingatlah), Allah Maha Mendalam PengetahuanNya akan apa yang kamu lakukan.
Penjelasan:
As in the previous ayah, these readings convey the same meaning with various verbs describing the pre-Islamic practice of ẓihār, in which a man would swear off his wife, likening her 'to his mother's back'. The verbs are forms III, V and VI, respectively.