Sesungguhnya orang-orang yang memberi pengakuan taat setia kepadamu (wahai Muhammad - untuk berjuang menentang musuh), mereka hanyasanya memberikan pengakuan taat setia kepada Allah; Allah mengawasi keadaan mereka memberikan taat setia itu (untuk membalasnya). Oleh itu, sesiapa yang tidak menyempurnakan janji setianya maka bahaya tidak menyempurnakan itu hanya menimpa dirinya; dan sesiapa yang menyempurnakan apa yang telah dijanjikannya kepada Allah, maka Allah akan memberi kepadanya pahala yang besar.
Penjelasan:
These readings reflect linguistic options for the pronoun attached to this preposition. While the norm (including for Ḥafṣ) is to pronounce this with kasrah due to the preceding ya', the change here may be to produce the heavy sound in the divine name, which reflects the gravity of the pledge. The default of the pronoun itself is -hu, so the reading of Ḥafṣ may also reflect the principle of sticking firmly to the original pledge [al-Alusi].