Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Allah mengumpulkan mereka bersama apa yang mereka sembah selain Allah, lalu Dia berfirman (kepada yang disembah), "Apakah kamu yang menyesatkan hamba-hamba-Ku itu, atau mereka sendirikah yang sesat dari jalan (yang benar)?"
Penjelasan:
These readings convey the same meaning, using either the third person pronoun for Allah, or in which He speaks with the first-person plural of majesty. The second reading combines the two.